Peningkatan Pengetahuan Obat Orang Tua Peserta Didik Anak Usia Dini Melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) di TK Indriyasana Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY

  • Amanda Marselin STIKES Notokusumo Yogyakarta
  • Dian Purwita Sari STIKES Notokusumo Yogyakarta
Keywords: dagusibu, paud, sekolah sehat

Abstract

Sekolah merupakan salah satu tempat belajar dan bermain bagi anak-anak usia sekolah mulai dari jenjang pendidikan usia dini hingga menengah atas. Interaksi yang terjadi antar warga sekolah yaitu siswa, guru dan orang tua siswa memiliki hubungan yang luas dan terkait dengan berbagai aspek, salah satu di antaranya adalah masalah bidang kesehatan. Taman Kanak-Kanak (TK) Indriyasana Babadan adalah salah satu sekolah yang menyelenggarakan pendidikan untuk anak usia dini mulai dari usia 3- 6 tahun. Permasalahan kesehatan yang dialami oleh peserta didik di sekolah tersebut adalah kurangnya kesadaran dan pengetahun orang tua terhadap kesehatan, khususnya pengelolaan obat yang digunakan saat melakukan pengobatan mandiri (swamedikasi). Penyuluhan tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang (DAGUSIBU) obat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pengelolaan obat sebagai upaya terciptanya lingkungan sekolah yang sehat bagi anak usia dini. Metode penyuluhan menggunakan booklet dan kuesioner sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Peningkatan sebesar 54% pada pengetahuan tentang penggunaan obat, peningkatan sebesar 50% pada pengetahuan penyimpanan obat dan peningkatan sebesar 71% pada pengetahuan cara membuang obat dengan benar setelah dilakukan penyuluhan.

 

Published
2021-04-30
How to Cite
Marselin, A., & Purwita Sari, D. (2021). Peningkatan Pengetahuan Obat Orang Tua Peserta Didik Anak Usia Dini Melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) di TK Indriyasana Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY. WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer, 3(2), 83-87. https://doi.org/10.30864/widyabhakti.v3i2.257
Section
Articles